Pra Rancangan Pabrik Biodiesel dari Biji Kemiri Sunan dengan Kapasitas 50.000 Ton/Tahun
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Meningkatnya kebutuhan energi serta menurunnya cadangan bahan bakar fosil mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang bersifat terbarukan dan ramah lingkungan. Salah satu energi alternatif yang potensial adalah biodiesel yang dapat diproduksi dari minyak nabati. Minyak biji kemiri sunan (Reutealis trisperma) dipilih sebagai bahan baku karena memiliki kandungan minyak yang tinggi serta tidak bersaing dengan kebutuhan pangan. Pada tugas akhir ini dilakukan prarancangan pabrik biodiesel dengan kapasitas 50.000 ton/tahun menggunakan minyak kemiri sunan sebagai bahan baku dengan proses esterifikasi dan transesterifikasi dengan metanol. Reaksi berlangsung pada suhu 60°C dan tekanan 1 atm menggunakan Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB). Kebutuhan bahan baku biji kemiri sunan sebesar 11.513,49 kg/jam. Pabrik direncanakan berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, sarana transportasi, serta fasilitas utilitas yang mendukung. Kebutuhan utilitas meliputi air pendingin, air proses, steam, serta listrik untuk operasional pabrik. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi diperoleh nilai Return on Investment (ROI) sebesar 22,01% sebelum pajak dan 17,61% setelah pajak, dengan Pay Out Time (POT) sebelum pajak selama 3,33 tahun dan 3,91 tahun setelah pajak. Selain itu diperoleh nilai Break Event Point (BEP) sebesar 41,58%, Shut Down Point (SDP) sebesar 15.03%, serta Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 12,59%. Berdasarkan analisis teknis dan ekonomi yang dilakukan, prarancangan pabrik biodiesel ini dinilai layak untuk didirikan dan berpotensi mendukung pemanfaatan energi terbarukan serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil di Indonesia.