Kebijakan Pemerintah Turki di Masa Erdogan Menutup Perbatasannya Terhadap Suriah pada Tahun 2015
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini mengkaji perubahan kebijakan luar negeri Turki dalam merespons krisis pengungsi Suriah sejak tahun 2011. Turki awalnya menerapkan Open Door Policy sebagai bentuk komitmen kemanusiaan. Namun, kebijakan ini berubah menjadi Closed Door Policy akibat tantangan domestik seperti tekanan ekonomi dan ancaman keamanan. Pendekatan teori Foreign Policy Analysis yang digunakan dalam penelitian ini memaparkan bahwa kebijakan Turki dipengaruhi oleh tiga dimensi: struktural, disposisional, dan intentional. Dimensi struktural mencakup tekanan eksternal, disposisional mencakup nilai dan persepsi pemimpin Turki, sementara intentional mencakup tujuan strategis kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Turki melalui tiga fase utama: kebijakan pintu terbuka, registrasi dan perlindungan sementara, serta integrasi dan repatriasi sukarela, memberikan dampak sosial, ekonomi, dan politik yang signifikan. Di satu sisi, kebijakan ini menunjukkan komitmen kemanusiaan, namun juga menimbulkan tantangan domestik yang harus dihadapi Turki.