<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

SKETSA SEBAGAI ALAT UNTUK MEMAKNAI PLACEMAKING PADA TITIK NOL YOGYAKARTA

Abstract

Kawasan titik nol kilometer Yogyakarta termasuk kedalam citra kota berupa simpul atau node. Kawasan ini adalah salah satu ruang publik yang di dalamnya terdapat banyak aktivitas yang selalu ramai oleh pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai kawasan titik nol kilometer sebagai sebuah ruang publik placemaking dengan citra kota sebagai node yang digambarkan melalui sketsa untuk mendokumentasikannya, agar dapat mengekspresikan pengalaman pengamat selama berada di titik nol kilometer Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa perekaman visual pada eksisting ruang terbuka kawasan titik nol Yogyakarta untuk mengetahui karakter fisik kawasan tersebut sebagai node. Dari penelitian yang sudah dilakukan, didapati bahwa kawasan tersebut sudah memiliki empat prinsip dari placemaking, yaitu access and linkage, comfort and image, uses and activities, dan sociability. Kawasan titik nol Yogyakarta ini juga berhasil menjadi citra kota sebagai node dengan ciri sebagai tempat yang menjadi pertemuan antara empat jalan yang akhirnya membentuk suatu ruang secara alami, memiliki ciri khas berupa bangunan kolonial, dan membentuk suatu ruang untuk pengunjung beraktivitas.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By