<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Framing Media Al Jazeera Terhadap Krisis Kemanusiaan di Rafah 2024

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Framing adalah cara yang digunakan media untuk menyampaikan ide/gagasan tentang suatu isu yang dapat mempengaruhi cara seseorang dalam berpikir. Dengan menggunakan teori framing milik Robert Entman, penelitian ini menganalisis salah satu media besar yaitu Al Jazeera, yang didirikan di Doha. Al Jazeera menjadi saluran berita independen pertama di dunia Arab yang menyiarkan berbagai isu global terutama di kawasan Timur Tengah dan dunia Islam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana Al Jazeera dalam membingkai pemberitaan terkait dengan kekerasan di Rafah pada tahun 2024 yang menyebabkan krisis kemanusiaan. Dalam melakukan penelitian menggunakan konsep framing Entman yaitu defined problems, diagnosed causes, moral judgement, dan treatment/recommendation. Hasil penelitian menemukan bahwa masalah utama yang disoroti adalah kondisi di Rafah dan rencana invasi darat Israel. Penyebab dari masalah tersebut adalah serangan militer Israel, pembatasan akses oleh Israel, dan negosiasi gencatan senjata. Dukungan kepada Palestina dan penilaian buruk terhadap Israel menjadi penilaian moral yang disoroti oleh Al Jazeera. Al Jazeera juga memberikan rekomendasi agar pihak internasional terus memperingatkan Israel untuk tidak melakukan serangan ke Rafah dan melanjutkan perundingan gencatan senjata. Terakhir, pertemuan darurat DK PBB juga menjadi rekomendasi yang disoroti Al Jazeera dalam pemberitaannya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By