Pembuatan Model Pembuluh Arteri Koroner dan Karakterisasi Hasil Proses 3D Print Stereolithography Menggunakan Campuran Resin Flex dan Resin Standar
| dc.Identifier.NIM | 20525088 | |
| dc.contributor.author | Ammar, Muhammad Raihan | |
| dc.date.accessioned | 2025-02-20T06:16:17Z | |
| dc.date.available | 2025-02-20T06:16:17Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian secara global menjadikan penyakit tersebut sebagai salah satu penyakit yang paling menarik perhatian secara global dan harus ditangani secara serius. Salah satu metode untuk menangani penyakit jantung koroner adalah dengan penggunaan stent jantung. Di Indonesia, penelitian tentang penggunaan stent jantung telah banyak ditemukan akan tetapi masih belum ada alat peraga sebagai media pengujian pemasangan stent jantung. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat model yang digunakan sebagai referensi alat peraga pemasangan stent jantung, menggunakan teknologi 3D print SLA dengan resin campuran antara resin standar dan resin lentur dalam perbandingan 50:50. Pengujian dilakukan dengan melihat hasil cetak dari model untuk melihat apakah model pembuluh darah arteri koroner dapat dicetak dengan teknologi 3D print. Pengujian geometri dan pengujian kekasaran permukaan model pembuluh darah arteri koroner dilakukan untuk mengetahui karakteristik serta nilai roughness average yang dihasilkan dari model hasil cetak 3D print. Dari pengujian geometri yang dilakukan didapatkan ukuran rata-rata diameter Left Coronary Artery (LCA) adalah 4,86 mm, Right Coronary Artery (RCA) 3,65 mm, dan aorta 34,47 mm, semuanya berada dalam rentang ukuran arteri koroner asli. Ketebalan dinding model yang diukur pada Left Anterior Descending (LAD) dan Left Circumflex Artery (LCX) konsisten sebesar 0,80 mm, sesuai dengan desain dan rentang tebal dinding arteri asli (0,6 mm – 1,2 mm). Namun, nilai kekasaran permukaan model (Ra) berada di atas rentang kekasaran permukaan arteri koroner asli, yang berkisar antara 0,65 μm – 2,5 μm tergantung kondisi hidrasi. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/54902 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | SLA | en_US |
| dc.subject | Pembuluh Darah | en_US |
| dc.subject | Arteri Koroner | en_US |
| dc.subject | Resin | en_US |
| dc.subject | 3D Print | en_US |
| dc.title | Pembuatan Model Pembuluh Arteri Koroner dan Karakterisasi Hasil Proses 3D Print Stereolithography Menggunakan Campuran Resin Flex dan Resin Standar | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |