<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Religiusitas dan Tingkat Stres Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran UII

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang : Mahasiswa baru adalah individu yang memulai tahun pertama pendidikan di perguruan tinggi. Mereka mengalami transisi dan adaptasi dalam lingkungan akademik, non-akademik, dan sosial yang baru. Selain itu, penyesuaian terhadap kegiatan dan kelompok yang beragam dari seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki suku dan agama berbeda juga menambah tantangan, karena setiap kelompok memiliki cara beribadah masing-masing. Proses penyesuaian dari berbagai kegiatan ini dapat menyebabkan stres Tujuan: Mengetahui hubungan antara religiusitas dan tingkat stres pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UII. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Subjek penelitian merupakan mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran UII yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan MUDRAS (Muslim Daily Religiosity Assessment Scale) dan MSSQ (Medical Students Stress Questionnaire). Analisis data dilakukan dengan analisis bivariat menggunakan uji non parametrik Rank Spearman Correlation Hasil: Dari 72 responden, 87,5%memiliki skor 7 dalam religiusitas dan seluruh responden termasuk kategori baik dan tingkat stres mahasiswa 70,8% pada kategori stres sedang. Analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara religiusitas dan tingkat stres mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UII (p>0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif, yang berarti semakin tinggi religiusitas, semakin rendang tingkat stres dan sebaliknya

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By