<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Variasi Penambahan Silica Fume terhadap Kuat Desak Beton Pasca Bakar

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Beton merupakan salah satu material struktur bangunan yang banyak digunakan, karena beton memiliki kuat desak yang tinggi. Kuat desak beton menurun jika mengalami kebakaran, yang bergantung pada suhu dan durasi kebakaran. Penambahan additive silica fume untuk meningkatkan kuat desak beton dan mengurangi penurunan kuat desak beton setelah kebakaran. Penelitian eksperimental beton dengan penambahan silica fume hertujuan untuk mengetahui rasio kuat desak beton dengan silica fume terhadap beton normal pra bakar, rasio kuat desak beton dengan silica fume terhadap beton normal pasca bakar dan rasio kuat desak beton normal dan dengan silica fume pasca bakar terhadap beton pra bakar. Untuk mengetahui kuat desak beton dengan bahan tambah silica fume tanpa pembakaran dan kuat desak beton setelah pembakaran, dilakukan penelitian eksperimental beton dengan variasi penambahan silica fume 0%; 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10% terhadap berat semen dengan tiap variasi masing-masing 10 benda uji silinder beton yaitu 5 silinder tidak dibakar dan 5 silinder dibakar pada suhu 400°C selama 4jam. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penambahan silica fume dapat meningkatkan kuat desak beton tanpa pembakaran. Rasio kuat desak beton tanpa pembakaran (f’cn) dengan silica fume terhadap beton normal pada variasi 2,5%o; 5%; 7,5%, dan 10% meningkat berturut-turut sebesar 102,5%, 104%, 108,2%, dan 118,1%.. Setelah pembakaran, kuat desak beton dengan silica fume hampir seluruhnya lehih besar dari kuat desak beton tanpa silica fume. Rasio kuat desak beton setelah pembakaran (f’cb) dengan silica fume terhadap beton normal pada variasi 2,5%; 5%; 7,5% dan 10% berturut-turut sebesar 104,77%; 102,94%; 99,38%; dan 102,97%. Namun penambahan silica fume menurunkan kuat desak beton hampir seluruh variasi setelah pembakaran. Rasio kuat desak beton setelah pembakaran (f'ct,) terhadap kuat desak beton tanpa pembakaran (f'cn) mengalami penurunan pada variasi 0%; 5%; 7,5% dan 10% berturut-turut sebesar 98,12%, 97%, 90,12%, dan 85,5%, namun kuat desak cenderung tetap terjadi pada variasi 2,5 %.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By