Improvement Kematangan Bisnis Proses dengan Metode Business Process Maturity Model (BPMM) Serta Pendekatan Process Classification Framework (PCF) (Studi Kasus: PT. Triatra Sinergia Pratama)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
SOP merupakan salah satu acuan utama yang berisi tahapan-tahapan kegiatan kerja pada sebuah perusahaan. PT. Triatra Sinergia Pratama berdiri pada akhir tahun 2021 dan merupakan perusahaan hasil integrasi perusahaan sebelumnya. Pasca integrasi ini berdampak pada kematangan bisnis proses perusahaan yaitu kurang lengkapnya bisnis proses pada level 3 (SOP) yaitu sebanyak 50 SOP belum tersedia dari target sebanyak 121 SOP yang seharusnya tersedia. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan bisnis proses tepatnya pada bisnis proses level 3 (SOP) PT. Triatra Sinergia Pratama dan melakukan perancangan pada bisnis proses level 3 (SOP) PT. Triatra Sinergia Pratama. Desain penelitian ini yaitu kualitatif dan teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 department head, 2 senior associate dan 1 associate yang bersinergi terhadap bisnis proses PT Triatra. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode Business Process Maturity Model (BPMM) dan model pendekatan Process Classification Framework (PCF) dengan mengacu pada standar American Productivity and Quality Center (APQC). Hasil analisis kematangan bisnis proses didapatkan bisnis proses pada PT. Triatra belum lengkap dengan nilai hasil penilaian sebesar 4,204545 atau defined. Hasil perancangan bisnis proses pada level 3 (SOP) didapatkan bahwa terdapat 6 SOP yang tidak sesuai dengan standar APQC sehingga hanya 44 SOP yang dapat ditambahkan pada bisnis proses eksisting PT. Triatra Sinergia Pratama.