<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Domestic Demand for Premium Gasoline in Indonesia: The Case of Domestic Quantity Demanded for Premium Gasoline in PT Pertamina (Persero) Year 1982-2002

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di PT. Pertamina (Persero) tahun 1982-2002, mengulas dan menilai faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di Indonesia. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui kondisi sesungguhnya mengenai konsumsi premium di Indonesia serta menganalisis kemungkinan permasalahan yang muncul. Metodologi penelitian yang dipilih adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan model regresi ganda untuk mengetahui pengaruh antara beberapa variabel bebas terhadap variabel tergayutnya. Penelitian ini menggunakan uji statistik yang terdiri dari uji signifikansi terhadap taksiran parameter masing-masing variabel dengan menggunakan uji t, uji pengaruh bersama variabel-variabel bebas terhadap variabel tergayut dengan menggunakan uji F, dan uji pengaruh varibel bebas terhadap variasi variabel tergayutnya dengan menggunakan Goodnes of Fit (R²). Selanjutnya untuk mengetahui adanya penyimpangan-penyimpangan asumsi penting dalam data penelitian dilakukan uji multikolinieritas, heterokedasticitas, autokorelitas, dan uji spesifikasi kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) GDP mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di Indonesia dengan t hitung (3.014824) lebih besar dari t tabel (2.120). 2) Harga premium tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di Indonesia dengan t hitung (0.650518) lebih kecil dari t tabel (2.120). 3) Harga gas petroleum tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di Indonesia dengan t hitung (0.628849) lebih kecil dari t tabel (2.120). 4) Jumlah kendaraan bermotor roda empat mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di Indonesia dengan t hitung (2.304069) lebih besar dari t tabel (2.120). 5) Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kuantitas permintaan domestik bahan bakar premium di Indonesia adalah GDP.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By