<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Waste Dan Hazard Pada Kelompok Sanding Buffing Side Dengan Menggunakan Metode Hazard And Operability Study (Hazop) Serta Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) (Studi Kasus: Pt. Yamaha Indonesia)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Sektor industri merupakan sektor terdepan dalam membangin ekonomi di Indonesia. Tingkat produktivitas sebuah perusahaan merupakan suatu hal yang mempengaruhi hasil atau output produksi produk pada perusahaan manufaktur. PT. Yamaha Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang meimiliki tujuan untuk meningkatkan produktivitas secara bertahap dan terus-menerus. Pada kelompok Sanding Buffing Side tingkat produktivitas dari bulan April 2021 sampai dengan April 2022 tidak memiliki peningkatan dalam produktivitas dan juga hasil output yang telah di rencanakan perusahaan dalam waktu kerja 8 jam tidak tercapai. Penelitian ini berfokus untuk meningkatkan tingkat produktivitas pada kelompok Sanding Buffing Side dengan melakukan analisis waste (pemborosan) dan juga analisis hazard (bahaya). Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan juga Hazard and Operability Study (HAZOP) bertujuan untuk meminimalisir atau mengatasi permasalahan yang ada. Hasil yang didapat setelah melakukan penelitian menggunakan metode Failure Mode and Effect Anlysis (FMEA) yaitu adanya waste (pemborosan) pada mesin edge buff yang memiliki tingkat idle yang tinggi, juga pada penilaian resiko terhadap proses produksi didapatkan bahwa limbah produksi pada lingkungan kelompok Sanding Buffing Side dapat mengganggu kesehatan dan kinerja pekerja dalam kegiatan produksi. Waste (pemoborosan) yang ada pada mesin edge buff dilakukan analisis Man Machine Chart dan juga diagram fishbone untuk mengetahui akar permasalahan adanya waste (pemborosan) pada mesin edge buff, juga risk (resiko) yang memiliki nilai tertinggi dilakukan pendalaman dengan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) untuk mengetahui penyebab dari permasalahan yang ada. Selanjutnya diberikan usulan terhadap permasalahan yang didapat yaitu pada mesin edge buff dilakukan penerapan otomatisasi dengan penambahan liniear motion, sensor limit switch dan pemasangan counter digital, juga untuk mengatasi tingkat polusi yang tinggi diusulkan penggunaan kaca mata safety dan penambahan dust collector dibeberapa titik sumber limbah produksi tertinggi.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By