<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kerja Sama Indonesia-tiongkok pada Hilirisasi Nikel ddi Indonesia (2020-2024)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia menerapkan kebijakan hilirisasi melalui larangan ekspor bijih nikel dan kewajiban pembangunan smelter untuk meningkatkan nilai tambah domestik. Implementasi kebijakan ini memperkuat kebutuhan Indonesia terhadap investasi, teknologi, serta kemitraan strategis, terutama dengan Tiongkok sebagai negara yang memiliki kepentingan besar dalam memperoleh pasokan nikel bagi industri baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik. Dengan menggunakan teori Kerja Sama Internasional yang dikemukakan oleh K.J. Holsti, penelitian ini mengkaji bagaimana kepentingan bersama, tujuan yang saling terkait, serta landasan perjanjian dan transaksi bilateral membentuk pola kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dalam sektor pengolahan nikel. kerja sama kedua negara terbentuk karena kesesuaian kepentingan, Indonesia membutuhkan investasi dan teknologi, sedangkan Tiongkok membutuhkan pasokan nikel yang stabil. Hilirisasi membawa dampak positif bagi Indonesia, seperti peningkatan ekspor nikel olahan, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan industri baterai, sementara Tiongkok memperoleh kepastian pasokan mineral.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By