<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Peningkatan Angka Limfosit Terhadap Prediktor Outcome Kematian Stroke Perdarahan Di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Jawa Timur

dc.Identifier.NIM08711129
dc.contributor.advisordr. H. Abdul Gofir, Sp.S(K)
dc.contributor.authorM. Herwindrio Pradipto
dc.date.accessioned2022-01-10T02:07:17Z
dc.date.available2022-01-10T02:07:17Z
dc.date.issued2012
dc.description.abstractHUBUNGAN PENINGKATAN ANGKA LIMFOSIT TERHADAP PREDIKTOR OUTCOME KEMATIAN PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN DI RSUD DR. SOEROTO NGAWI JAWA TIMUR Latar Belakang: Stroke merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia dengan angka mortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Dari keseluruhan data di dunia, ternyata stroke sebagai penyebab kematian mencapai 9% (sekitar 4 juta) dari total kematian per tahunnya. Secara umum, limfosit memiliki peran negatif pada patogenesis stroke. Limfosit beraksi secara tidak langsung dengan mengaktivasi sel lain dalam sirkulasi darah dan/atau sel ekstravaskuler seperti makrofag dalam otak. Tujuan: Untuk megetahui hubungan antara peningkatan angka limfosit saat masuk rumah sakit terhadap kematian pada pasien stroke perdarahan. Metode: Penelitian ini dilakukan secara potong lintang. Semua rekam medis pasien stroke perdarahan didata dan kemudian dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit dengan periode 1 Januari 2009 sampai 31 Desember 2011. Dalam penelitian ini pengelompokan angka limfosit diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu terjadi peningkatan jika angka limfosit >11.000 m3 dan tidak terjadi peningkatan jika angka limfosit ≤11.000 m3. Hasil dan Pembahasan: Diperoleh sebanyak 98 sampel rekam medis pasien stroke perdarahan, 68,4% sampel meninggal dan 31,6% tidak meninggal. Didapatkan pasien dengan angka limfosit yang meningkat yang meninggal berjumlah 7 pasien dan yang tidak meninggal 2 pasien. Sedangkan pada pasien yang tidak mengalami peningkatan angka limfosit terdapat 60 pasien meninggal dan 29 pasien yang tidak meninggal. Didapatkan p=0,413 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang siginifikan antara peningkatan angka limfosit terhadap kematian, dengan OR1,692 (0,221-8,658). Simpulan: Peningkatan angka limfosit pada saat masuk rumah sakit tidak dapat menjadi prediktor outcome kematian pasien stroke perdarahan. Kata Kunci: Stroke Perdarahan, angka limfosit, kematian, hubunganen_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/35720
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStroke Perdarahanen_US
dc.subjectangka limfositen_US
dc.subjectkematianen_US
dc.subjecthubunganen_US
dc.titleHubungan Peningkatan Angka Limfosit Terhadap Prediktor Outcome Kematian Stroke Perdarahan Di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Jawa Timuren_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
08711129 M. Herwindrio Pradipto.pdf
Size:
611.42 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: