<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Obyek Pariwisata di Kabupaten Jepara (Periode 1996 – 2010)

dc.Identifier.NIM10313069
dc.contributor.authorBudiningrum, Siska
dc.date.accessioned2026-08-29T02:35:15Z
dc.date.available2026-08-29T02:35:15Z
dc.date.issued2014
dc.description.abstractSetiap pemerintah daerah bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerahnya sendiri, misalnya melalui Pendapatan Asli Daerah. Salah satu upaya pengoptimalan pendapatan daerah adalah pengembangan potensi industri pariwisata. Pariwisata merupakan salah satu penghasil pendapatan bagi suatu negara yang layak untuk menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah wisatawan domestik, jumlah wisatawan asing, pendapatan perkapita, jumlah obyek wisata, rata-rata lama menginap wisatawan nusantara di hotel, dan rata - rata menginap wisatawan asing di hotel terhadap pendapatan obyek pariwisata di Kabupaten Jepara. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan Badan Pusat Statatistik Kabupaten Jepara (BPS) dan laporan Dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jepara. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data Times Series dalam kurun waktu 1996-2010. Data yang sudah diperoleh diolah dengan metode regresi linier berganda (OLS). Hasil Penilitian menunjukan bahwa variabel jumlah wisatawan domestik, jumlah wisatawan asing, pendapatan perkapita dan rata rata menginap wisatawan asing di hotel berpengaruh signifikan terhadap pendapatan obyek wisata sedangkan jumlah obyek wisata, rata-rata lama menginap wisatawan nusantara di hotel tidak berpengaruh signifikan terhapan pendapatan obyek pariwisata di Kabupaten Jepara. Secara bersama sama jumlah wisatawan domestik, jumlah wisatawan asing, pendapatan perkapita, jumlah obyek wisata, rata-rata lama menginap wisatawan nusantara di hotel, dan rata - rata menginap wisatawan asing di hotel berpengaruh signifikan terhadap pendapatan obyek pariwisata di Kabupaten Jepara. Dari data yang diolah dengan eviws 5 bahwa model tidak terdapat asumsi klasik artinya bebas dari autokorelasi, multikolinieritas, heteroskesdastisitas. Koefisien determinasi sebesar 0,95211 atau 95% ini berarti variabel independen memberikan kontribusi terhadap variabel dependen sebesar 95% dan sisanya di jelaskan oleh variabel lain.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/66446
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectJumlah Wisatawan Domestiken_US
dc.subjectJumlah Wisatawan Asingen_US
dc.subjectPendapatan Perkapitaen_US
dc.subjectObyek Wisataen_US
dc.titleAnalisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Obyek Pariwisata di Kabupaten Jepara (Periode 1996 – 2010)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
10313069.pdf
Size:
1.4 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
10313069 Jurnal.pdf
Size:
561.2 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections