<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Strategi Komunikasi Pemasaran Agrowisata Beruang Madu Dan Lamin Etam Ambors (LEA) Di Kota Balikpapan Untuk Menarik Minat Pengunjung Di Era New Normal

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Pemasaran Beruang Madu Dan Lamin Etam Ambors (LEA) Di Kota Balikpapan Untuk Menarik Minat Pengunjung Di Era New Normal”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Agrowisata Beruang madu dan Lamin Etam Ambors (LEA) di Kota Balikpapan untuk menarik minat pengunjung di Era new normal. Memilih kajian komunikasi pemasaran pariwisata untuk memperkenalkan dan membangkitkan kembai sektor pariwisata dari keterpurukan pasca pandemic melalui strategi komunikasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua aktivitas strategi komunikasi pemasaran dari marketing communication mix dilakukan. Aktivitas komunikasi pemasaran yang digunakan yaitu 1) Agrowisata Beruang Madu melakukan inovasi dengan konsep berwisata secara online yakni virtual tour, melakukan penjualan souvenir dengan “membeli souvenir sama saja telah berdonasi”, sebagai bentuk promosi terbaru di era new normal. Serta public relation dengan bekerja sama antar instansi Kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi. 2) Lamin Etam Ambors melakukan advertising melalui televisi lokal yang disiarkan melalui Youtube TV dengan menyorot kondisi terbaru di era new normal. Serta melakukan personal selling dengan menyebarkan brosur melalui face to face namun dengan protocol Kesehatan yang ketat.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By