Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Construction Safety Analysis (CSA) pada Pekerjaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) (Studi Kasus : Proyek Peningkatan Ruas Jalan P.11 Desa Galih Sari)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Seiring pesatnya perkembangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, sektor konstruksi menjadi salah satu bidang yang paling dinamis dan memiliki tingkat kerumitan tinggi. Berbagai aktivitas seperti pembangunan perkerasan jalan pada tahap lantai kerja membutuhkan tenaga kerja, penggunaan alat berat, dan beragam material. Kondisi tersebut menjadikan lingkungan kerja konstruksi penuh risiko, mulai dari bahaya saat mengoperasikan alat berat, potensi kecelakaan, hingga paparan bahan kimia. Karena itu, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting yang harus dipenuhi dalam setiap proyek. Penelitian ini menerapkan metode Construction Safety Analysis (CSA) pada Proyek Peningkatan Ruas Jalan Desa Galih Sari, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, khususnya pada pekerjaan perkerasan kaku (Rigid Pavement). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko secara sistematis pada setiap tahapan pekerjaan agar risiko dapat dikenali lebih awal dan ditetapkan langkah pengendalian yang sesuai, meliputi pengendalian teknis, administratif, serta penggunaan APD. Pendekatan ini mendukung penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dalam mencegah kecelakaan kerja. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan ahli K3 serta site engineer. Kondisi lingkungan proyek digunakan sebagai acuan penyusunan formulir CSA. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 49 potensi risiko pada pekerjaan Rigid Pavement yang terbagi ke dalam empat tahapan. Tahap persiapan lahan dan pengecoran beton memiliki potensi risiko tertinggi, sedangkan jumlah paling sedikit terdapat pada tahap finishing dan curing. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan hierarki pengendalian, yaitu teknis, administratif, dan penggunaan APD.