Kajian Potensi Daun Pepaya (Carica Papaya) Sebagai Antiplasmodium: Sebuah Scoping Review
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan dunia yang diakibatkan oleh infeksi Plasmodium sp. Seiring berjalannya waktu, mulai ditemukan kasus resistensi parsial terhadap artemisinin yang merupakan lini pertama dalam terapi malaria. Oleh karena itu, berbagai penelitian dilakukan untuk mencari alternatif terapi malaria, salah satunya dengan memanfaatkan tanaman herbal seperti Carica papaya yang telah digunakan oleh masyarakat untuk mengobati malaria sejak dulu. Scoping review ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memetakan hasil penelitian sebelumnya mengenai potensi daun Carica papaya sebagai antiplasmodium. Metode penelitian: Sumber data penelitian ini adalah original article mengenai potensi daun Carica papaya sebagai antiplasmodium, berbahasa Inggris atau Indonesia, dan dipublikasikan dalam kurun waktu 2014-2024. Database yang digunakan meliputi Google Scholar, PubMed, Science Direct, SpringerLink, Taylor and Francis, Portal Garuda, dan OneSearch. Seleksi artikel mengacu pada panduan PRISMA-ScR dan dilanjutkan dengan ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk memenuhi tujuan penelitian. Hasil: Terdapat 12 artikel terinklusi yang terdiri dari 10 penelitian terhadap hewan coba dan 2 penelitian in vitro. Ekstrak daun Carica papaya dapat menekan pertumbuhan plasmodium yang menyebabkan penurunan terhadap jumlah parasit selama infeksi. Simpulan: Daun Carica papaya memperlihatkan potensi sebagai antiplasmodium. Meskipun demikian, penggunaannya dalam terapi malaria masih perlu diteliti lebih lanjut.