<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Waste Pada Proses Pemasangan Jaringan Akses menggunakan Metode Waste Assessment Model (WAM) (Studi Kasus: PT. Telkom Witel Tasikmalaya)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

PT Telkom Witel Tasikmalaya adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa bergerak di bidang jasa layanan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. IndiHome merupakan layanan yang disediakan oleh Telkom Indonesia berupa tiga variasi yaitu terdiri dari koneksi internet, telepon rumah, dan UseeTV. Berdasarkan pengamatan, proyek pemasangan jaringan IndiHome mengalami keterlambatan akibat proses pada proyek yang memakan waktu yang lama dengan keterbatasan teknisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan yang signifikan dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemasangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Waste Assessment Model (WAM), yang mencakup identifikasi jenis pemborosan melalui kuesioner dan observasi lapangan. Selain itu, digunakan juga Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aktivitas yang menambah nilai dan aktivitas yang tidak bernilai tambah dalam proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan yang paling dominan adalah pemborosan waktu tunggu (Delay). Rekomendasi perbaikan yang diberikan antara lain adalah meningkatkan koordinasi tim teknisi dan mengoptimalkan alur kerja pemasangan untuk mengurangi waktu tunggu customer. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperbaiki manajemen proyek pemasangan jaringan IndiHome di PT Telkom Witel Tasikmalaya, sehingga proses pemasangan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By