<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Kecerdasan Emosi pada Remaja Siswa SMP dengan Intensi Melakukan Bullying di Sekolah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosi pada remaja siswa smp dengan intensi melakukan bullying di sekolah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan intensi melakukan bullying. Semakin tinggi kecerdasan emosi remaja siswa SMP maka semakin rendah intensi melakukan bullying di sekolah dan sebaliknya.Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 93 siswa/siswi kelas VIII SMP Negeri 14 Yogyakarta, dengan prosentase 48% laki-laki, dan 52% perempuan. Subjek yang dipilih adalah subjek yang berusia antara 13-18 tahun, siswa kelas VIII memiliki senioritas dan lebih lama di sekolah dibanding adik kelasnya yaitu kelas VII.Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu skala kecerdasan emosi dan skala bullying. Skala kecerdasan emosi disusun peneliti dengan memodifikasi skala kecerdasan emosi oleh Herlinawati (2005) berdasarkan klasifikasi kecerdasan emosi yang dikemukakan oleh Goleman (1999), yang mencakup aspek-aspek kesadaran diri, pengaturan diri, memotivasi diri, empati, dan ketrampilan sosial yang terdiri dari 25 aitem. Skala bullying disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan konsep klasifikasi bullying yang dikemukakan oleh Sejiwa (2008), yang mencakup bullying fisik, bullying verbal, bullying mental/psikologi yang dilakukan subjek, yang terdiri dari 38 aitem.Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS 11.5 for Windows. Hasil uji hubungan antara kecerdasan emosi pada remaja siswa smp dengan intensi melakukan bullying di sekolah menunjukkan bahwa kecerdasan emosi pada remaja siswa SMP berhubungan dengan tinggi rendahnya tingkat intensi melakukan bullying di sekolah ($r = -0.203$ dengan $p = 0.025$ ($p < 0.05$) $\rightarrow$ hipotesis diterima). Hal ini menunjukkan semakin tinggi kecerdasan emosi remaja siswa SMP maka semakin rendah intensi melakukan bullying di sekolah Kecerdasan emosi memiliki sumbangan efektif terhadap perilaku bullying sebesar 4.1%.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By