<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Daya Antihelmintik Air Perasan Temu Kunci (Boesenbergia Pandurata, Roxb) Terhadap Cacing Tambang Anjing In Vitro

dc.contributor.authorSari, Catur Wulan07711001
dc.date.accessioned2020-11-27T14:56:05Z
dc.date.available2020-11-27T14:56:05Z
dc.date.issued2011-08-11
dc.description.abstractCacingan merupakan satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi cacing tambang menempati urutan ketiga sebagai infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah setelah Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichuria. Banyak tanaman tradisional yang digunakan sebagai obat alternatif penyakit cacingan, salah satunya adalah tanaman temu kunci (Boesenbergia pandurata, Roxb). Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak air temu kunci memiliki daya antihelmintik terhadap cacing Ascaridia galli. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perasan temu kunci (Boesenbergia pandurata, Roxb) memiliki daya antihelmintik terhadap cacing tambang anjing pada konsentrasi tertentu dan juga untuk mengetahui nilai LD50 sebagai antihelmintik terhadap cacing tambang anjing. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan 8 kelompok perlakuan, yang terdiri dari 6 kelompok perendaman cacing tambang anjing dalam air perasan temu kunci konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 100%. Satu kelompok kontrol positif dengan pirantel pamoat 0,236% dan satu kelompok kontrol negatif dengan garam fisiologis 0,9%. Setiap perlakuan berisi 10 ekor cacing. Percobaan diulang 3 kali. Rerata kematian setiap kelompok dianalisis secara statistik dengan uji Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Mann Whitney untuk melihat perbedaan rerata kematian tiap kelompok dan untuk mengetahui Lethal dose 50 digunakan uji Probit. Hasil: Air perasan temu kunci (Boesenbergia pandurata, Roxb) dalam konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5% dan kontrol negatif tidak memiliki rerata kematian berbeda secara bermakna (p>0,05), sedangkan dalam konsentrasi 25%, 50%, 100% dan kontrol negatif memiliki rerata kematian berbeda secara bermakna (p<0,05). Air perasan temu kunci (Boesenbergia pandurata, Roxb) mempunyai LD50 sebesar 36,63% terhadap cacing tambang anjing in vitro. Kesimpulan: Air perasan rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata, Roxb) konsentrasi 3,125%, 6,25% dan 12,5% tidak mempunyai daya antihelmintik (p>0,05) terhadap cacing tambang anjing. Sedangkan konsentasi 25%, 50% dan 100% mempunyai daya antihelmintik (p<0,05) terhadap cacing tambang anjing. Air perasan temu kunci (Boesenbergia pandurata, Roxb) mempunyai LD50 sebesar 36,63% terhadap cacing tambang anjing secara in vitro.en_US
dc.description.sponsorshipdr. Siti Isti’anah, M.Scen_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/25492
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectcacing tambang anjing in vitro.en_US
dc.subjectBoesenbergia pandurataen_US
dc.subjectperasan temu kuncien_US
dc.subjectAntihelmintiken_US
dc.titleDaya Antihelmintik Air Perasan Temu Kunci (Boesenbergia Pandurata, Roxb) Terhadap Cacing Tambang Anjing In Vitroen_US
dc.typeThesisen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: