<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Variasi Temperatur Preheat Pada Sifat Fisik dan Mekanik Hasil Pengelasan GMAW (Gas Metal Arc Welding)

dc.Identifier.NIM20525059
dc.contributor.authorRizky, Raynor Musyaffa
dc.date.accessioned2026-01-21T06:25:30Z
dc.date.available2026-01-21T06:25:30Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractPenelitian ini memiliki fokus kepada pengaruh variasi temperatur preheat pada sifat fisik dan mekanik hasil pengelasan GMAW (Gas Metal Arc Welding), yang penting untuk memenuhi standar kualitas pada industri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui temperatur preheat pada sambungan las GMAW baja karbon rendah dengan sifat fisik dan mekanik yang optimal. Penelitian ini menggunakan variasi temperatur preheat 200°C, 300°C, dan 400°C selama satu jam pada material baja karbon rendah AISI 1005. Proses pendinginan yang digunakan adalah normalizing menggunakan angin normal selama satu hari. Material baja karbon rendah dilas dengan menggunakan parameter pengelasan yang optimal, yang dilanjutkan dengan proses pengujian untuk menilai uji tarik, uji impak, uji bending, uji kekerasan, dan uji laju korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur preheat memengaruhi sifat fisik dan mekanik sambungan las baja karbon rendah AISI 1005 secara signifikan. Preheat dengan temperatur 400°C menghasilkan sifat fisik dan mekanik sambungan las yang optimal. Spesimen uji dengan temperatur preheat 400°C mendapatkan nilai kekuatan tarik tertinggi dengan nilai 284,27 Mpa. Temperatur preheat 400°C juga mendapatkan nilai kekuatan bending tertinggi sebesar 528,44 Mpa. Harga impak sebesar 2,031 J/mm2 serta energi diserap sebesar 45,4 J adalah nilai tertinggi yang didapatkan pada temperatur ini. Spesimen dengan temperatur preheat 200°C menghasilkan nilai kekerasan tertinggi pada daerah sambungan las sebesar 186,56 HVN. Selain itu, temperatur preheat 200°C memiliki nilai laju korosi yang terendah yaitu 0,361 mm/y. Dengan demikian pemilihan temperatur preheat adalah sebuah faktor penting dalam menigkatkan kualitas, sifat mekanik, dan sifat fisik sambungan las GMAW pada baja karbon rendah AISI 1005. Hasil yang didapatkan dari pengujian menunjukkan bahwa temperatur preheat 400°C adalah temperature yang paling optimal untuk meningkatkan ketangguhan dan resistansi retak pada sambungan las karena menghasilkan meningkatnya tingkat keuletan.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/59662
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGMAWen_US
dc.subjectPengelasanen_US
dc.subjectBaja Karbon Rendahen_US
dc.subjectPreheaten_US
dc.titlePengaruh Variasi Temperatur Preheat Pada Sifat Fisik dan Mekanik Hasil Pengelasan GMAW (Gas Metal Arc Welding)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20525059.pdf
Size:
4.95 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: