Perancangan Desain Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Pati dengan Pendekatan Fleksibilitas
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perancangan Sekolah Menengah Atas Boarding School di Kabupaten Pati ini dilatarbelakangi oleh data PISA 2022 yang menunjukkan rendahnya kemampuan nalar dan keaktifan peserta didik akibat pembelajaran yang masih berorientasi pada hafalan dan minim dialog. Sementara dalam konteks pendidikan Islam tradisional, relasi hierarkis antara Kiai dan Santri yang dilandasi otoritas karismatik dan praktik khidmah menciptakan neo feodalisme kultural yang membatasi nalar kritis. Struktur kepemimpinan yang diwariskan secara hereditas memperkuat sentralisasi kekuasaan, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi aktif dan kesadaran kritis peserta didik. Oleh karena itu, perancangan ini bertujuan merumuskan konsep arsitektur sekolah dengan pendekatan fleksibilitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan mendorong pemikiran kritis siswa. Konsep fleksibilitas diterapkan melalui pengembangan ruang reconfigurable, penggunaan furnitur modular, partisi bergerak, serta pemanfaatan area transisi seperti selasar dan ruang komunal sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran. Pendekatan ini diperkaya dengan prinsip Montessori jenjang remaja (Erdkinder) yang menekankan kemandirian, pembelajaran berbasis pengalaman, dan partisipasi aktif siswa. Untuk mengatasi potensi kontradiksi antara peningkatan fleksibilitas ruang dan kompleksitas desain bangunan, digunakan metode TRIZ 40 yang menawarkan strategi penyelesaian melalui prinsip dynamic, pneumatic and hydraulic, mechanical substitution, dan thermal expansion. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan fleksibilitas ruang pada mampu menghasilkan lingkungan belajar yang lebih dinamis, kolaboratif, dan mendorong interaksi antar pengguna. Ruang-ruang pada bangunan tidak lagi berfungsi secara tunggal, melainkan dapat beradaptasi dengan berbagai metode pembelajaran yang menuntut kerja sama, diskusi, serta eksplorasi ide. Dengan demikian, pendekatan arsitektur fleksibel menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa pada boarding school.