<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimasi Capacitated Vehicle Routing Problem With Time Windows Menggunakan Algoritma Adaptive Large Neighborhood Search (ALNS) untuk Minimasi Jarak (Studi Kasus: PT. Pos Logistik Indonesia)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Persaingan industri logistik khususnya perusahaan 3PL, optimasi distribusi dan rute pengiriman menjadi salah satu komponen penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan penting mengoptimalkan rute pengiriman produk agar dapat menurunkan biaya pengiriman beriringan dengan meminimalkan jarak pengiriman. PT. Pos Logistik Indonesia merupakan salah satu perusahaan jasa yang bergerak di bidang Freight Forwarding. PT. Pos Logistik Indonesia turut menghadapi tantangan terhadap penentuan rute distribusi produk untuk meningkatkan efisiensi dengan melakukan minimasi jarak dalam setiap rute distribusi. Dampak dari penentuan rute yang tidak optimaldirasakan oleh PT. Pos Logistik Indonesia yang berdampak langsung pada jarak tempuh armada yang tidak efisien. Akibatnya, terdapat kendaraan yang menempuh perjalanan yang lebih jauh dari seharusnya, sehingga seringkali kembali ke main hub di luar jadwal yang telah ditentukan. Algoritma Adaptive Large Neighborhood Search (ALNS) adalah algoritma metaheuristic dengan prinsip kerja meningkatkan solusi awal yang diberikan dengan menjelajahi banyak large neighborhoods. Hal ini dapat dilakukan dengan penerapan berbagai operator destroy dan repair. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute distribusi yang paling optimal produk di area Jakarta dengan mempertimbangkan time windows, dan kapasitas kendaraan sehingga dapat meminimasi jarak tempuh yang dilalui oleh kendaraan. Hasil penelitian menunjukan ALNS membentuk rute usulan dengan 3 rute yang terbentuk menggunakan kendaraan jenis BlindVan. Rute awal yang digunakan oleh PT. Pos Logistik Indonesia memiliki total jarak sejauh 647,4 km, sedangkan rute hasil optimasi ALNS hanya menempuh 276,92 km. Hal tersebut menunjukan terdapat pengurangan jarak sebesar 370,48 km atau sekitar 57,22%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By