Efektivitas Katalis Cu-Cuo-Cu2o/Karbon Aktif Untuk Proses Hidrorengkah Minyak Kelapa Sawit Menjadi Fraksi Bahan Bakar
| dc.Identifier.NIM | 18612119 | |
| dc.contributor.advisor | Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D | |
| dc.contributor.author | AGIL LESTARI | |
| dc.date.accessioned | 2022-08-05T07:48:58Z | |
| dc.date.available | 2022-08-05T07:48:58Z | |
| dc.date.issued | 2020-04-05 | |
| dc.description.abstract | Penelitian mengenai sintesis dan karakterisasi katalis Cu-CuO-Cu2O/Karbon aktif dari tempurung kelapa sawit dilakukan dengan membuat karbon aktif dari limbah tempurung kelapa sawit yang fungsinya sebagai penyangga katalis. Aktivasi dilakukan dengan menggunakan H3PO4 65% dan dipirolisis pada suhu 800 o C selama 3 jam dengan dialiri gas H2. Karbon aktif yang telah terbentuk dimodifikasi dengan larutan HNO3 1 M. Aplikasi katalis digunakan untuk proses hidrorengkah minyak kelapa sawit dengan perbandingan katalis dan reaktan yakni (1:8) (b/b). Pada proses hidrorengkah minyak kelapa sawit dilakukan pada suhu 400 o C dan 450 o C. Produk hasil yang terbentuk akan dianalisis dengan GC-MS. Dari hasil karakterisasi FTIR diketahui pada bilangan gelombang 600 cm -1 dan 500 cm -1 terdapat gugus aktif Cu(I)-O dan Cu(II)-O. Hasil XRD menunjukkan terbentuknya kristal Cu, CuO, Cu2O berdasarkan data JCPDS. Hasil citra SEMEDX menunjukkan bahwa morfologi permukaan katalis terlihat pori-pori karbon aktif telah terembankan oleh logam Cu-CuO-Cu2O dan mengandung senyawa Cu 59,15, C 9,72%, O 31,13%. Logam Cu, CuO, dan Cu2O diketahui telah b erhasil berikatan dengan gugus O pada karbon aktif. Hasil karakterisasi dengan GSA dapat diketahui luas permukaan karbon aktif dan katalis dengan metode BET sebesar 6,478 m 2 /g dan 9,892 m 2 /g, memiliki volume total pori 0,008 ml/g dan 0,012 ml/g serta ukuran pori 1,864 nm dan 1,856 yang merupakan jenis dari mikropori. Proses hidrorengkah minyak kelapa sawit dengan katalis Cu-CuOCu2O/Karbon Aktif pada suhu 400 o C memiliki aktivitas sebesar 8,574% dengan selektivitas terhadap pembentukan gasolin, kerosin, dan biodisel sebesar 2,5%, 4,002%, dan 1,87%. Proses hidrorengkah minyak kelapa sawit dengan katalis CuCuO-Cu2O/Karbon Aktif pada suhu 450 o C memiliki aktivitas sebesar 18,188 nm dan selektivitas terhadap gasolin, kerosin dan biodisel sebesar 6, 102%, 7,146 %, dan 4,87%. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/38173 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.title | Efektivitas Katalis Cu-Cuo-Cu2o/Karbon Aktif Untuk Proses Hidrorengkah Minyak Kelapa Sawit Menjadi Fraksi Bahan Bakar | en_US |