<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Sebagai Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual Secara Online di Media Sosial

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pelecehan seksual online melalui media sosial semakin meningkat dan memberikan dampak negatif yang serius terhadap perempuan sebagai korban. Meskipun Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual telah mengatur perlindungan terhadap korban kekerasan seksual berbasis elektronik, akan tetapi sanksi yang ada dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dianggap lebih ringan, dibandingkan dengan undang-undang relevan lainnya sepert i Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Undang- Undang Pornografi. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta analisis kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis menggunakan asas Lex Specialis dan concursus untuk menila i efektivitas regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual memiliki peran utama dalam perlindungan hukum dan pemulihan terhadap korban, namun memerlukan kolaborasi dengan Undang -Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Undang-Undang Pornografi untuk memperkuat efektivitasnya. Diperlukan harmonisasi antara Undang- Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Undang -Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang -Undang Pornografi agar perlindungan hukum dapat terjadi secara komprehensif, yaitu berbasis korban dan pelaku merasakan efek jera .

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By