<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Efektivitas dan Reaksi Obat yang Tidak dikehendaki pada Penggunaan Obat Antiosteoporosis di RD PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Osteoporosis merupakan salah satu penyakit degeneratif. Rendahnya kesadaran terhadap kesehatan tulang berdampak pada penurunan kualitas hidup pasien. Pengobatan osteoporosis yang beragam menunjukkan efektivitas dan reaksi yang berbeda tiap individu. Tujuan penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas terapi dan Reaksi Obat yang Tidak Dikehendaki (ROTD) pada penggunaan obat antiosteoporosis. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan rancangan case series yang bersifat retrospektif pada pasien osteoporosis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode tahun 2020-2024. Analisis Data: Analisis data diamati berbasis regimen pengobatan yang diperoleh tiap kunjungan. Penilaian efektivitas dan ROTD dievaluasi melalui keluhan dan tanda klinis pasien. Uji analisis univariat menggunakan SPSS versi 30.0 untuk mendeskripsikan karakteristik pasien secara deskriptif. Hasil: Penelitian ini melibatkan 8 pasien dengan 67 kunjungan dan 9 regimen. Tiga dari lima pasien dengan regimen tetap menunjukkan efektivitas sebesar 60%, sementara itu satu dari tiga pasien dengan regimen berubah mencapai 33,3%. Regimen antinyeri dan obat lain (diazepam dan metilprednisolon) menunjukkan efektivitas 87,5%. Kejadian ROTD pada penelitian ini tidak ditemukan. Kesimpulan: Pengobatan yang diberikan pada seluruh pasien memberikan respon yang efektif. Terapi yang diberikan menunjukkan tolerabilitas yang baik.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By