Analisis Perbandingan Biaya Riil dan Tarif Ina-cbgs pada Penyakit Sinusitis, Tumor Serta Persalinan Sectio Caecaria dengan Penyulit
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya riil Rumah Sakit Islam Bontang dengan tarif INA-CBGs pada kasus sinusitis, tumor, dan persalinan sectio caesarea dengan penyulit, serta mengidentifikasi faktor demografi dan kontribusi komponen biaya terhadap perbedaan tersebut.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross- sectional. Data diperoleh dari rekam medis dan laporan keuangan rumah sakit
periode Januari–Desember 2023. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik untuk menilai faktor yang memengaruhi selisih biaya. Uji Kruskal-Wallis digunakan untuk menganalisis kontribusi komponen biaya riil seperti obat/BMHP, tindakan medis, keperawatan, dan akomodasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kerugian yang dialami rumah sakit mencapai Rp 272.958.481, terdiri dari Rp 67.886.083 untuk 96 pasien sinusitis, Rp 42.742.419 dari 106 pasien tumor, dan Rp 162.329.979 dari 53 pasien persalinan sectio caesarea. Rata-rata kerugian masing-masing kasus yaitu sebesar Rp 707.147 pada kasus sinusitis, Rp 403.230 pada kasus tumor, dan Rp 3.062.830 pada kasus persalinan sectio caesarea. Berdasarkan hasil analisis multivariat, lama rawat inap berpengaruh signifikan terhadap selisih biaya pada kasus sinusitis (p = 0,002) dan tumor (p = 0,003), serta kelas rawat pada kasus tumor (p = 0,000). Pada kasus sectio caesarea, hasil uji bivariat menunjukkan bahwa lama rawat inap juga berpengaruh signifikan terhadap selisih biaya (p = 0,049). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa obat/BMHP merupakan komponen biaya terbesar pada ketiga kasus tersebut. Hal ini memperkuat temuan bahwa tarif INA-CBGs belum mampu menutup biaya riil pelayanan pada beberapa jenis kasus tertentu di rumah sakit.