<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Bengkel Bubut dan Las Tresno Motor dengan Metode Hazard Identification Risk Assesment (Hira) dan Job Safety Analysis (Jsa)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Bengkel Bubut dan Las Tresno Motor adalah bengkel yang bergerak pada bidang bengkel kendaraan bermotor yang berlokasi di Watangsono, Wonogiri, Jawa Tengah. Bengkel ini menyediakan jasa berupa reparasi mesin kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor, modifikasi mesin, dan menyambung atau menyambung bagian mesin yang patah. Selama proses kerja berlangsung bengkel Tresno Motor masih belum menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja seperti rendahnya kesadaran pekerja dan pemilik bengkel terhadap bahaya yang ada ada didalam lingkungan kerja bengkel, kurangnya kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk pekerja, tidak adanya dokumentasi terhadap kecelakaan yang pernah terjadi didalam bengkel serta belum pernah melakukan analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Didasari oleh permasalahan tersebut dilakukanlah penelitian terhadap bahaya dan risiko kecelakaan kerja oleh peneliti untuk memberi masukan terhadap pihak bengkel Tresno Motor guna meningkatan kualitas Kesehatan dan Keselamatan Kerja bengkel serta memenuhi hak pekerja atas keselamatan diri mereka. Guna menunjang proses penelitian metode Hazard Identification Risk Assesment dan Job safety analysis digunakan untuk mengetahui bahaya apa saja yang terdapat didalam lingkungan kerja dan proses kerja bengkel untuk membuat pe ngendalian yang ideal. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 10 potensi bahaya didalam Gudang penyimpanan, 13 potensi bahaya didalam lantai kerja mesin bubut, dan 10 potensi bahaya didalam lantai kerja mesin las, serta penyusunan SOP untuk pengoperasian mesin bubut dan mesin las. Potensi kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor yaitu kondisi tidak aman dan Tindakan tidak aman, serta perbaikan yang dapat diberikan yaitu penyediaan APD, APAR, kotak P3K dan perbaikan kondisi lingkungan kerja serta penyusunan SOP.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By