Penggunaan Model Addie dalam Pengembangan Aplikasi Belajar Nahwu Sharaf (Tanusha)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kemajuan teknologi telah memberikan peluang besar dalam mendukung pembelajaran agama, khususnya dalam mempelajari bahasa Arab. TANUSHA adalah aplikasi berbasis Android yang dikembangkan untuk memfasilitasi pembelajaran Nahwu dan Sharaf secara lebih terstruktur dan mudah diakses. Penggunaan huruf Arab tanpa tanda baca harakat sulit dipahami oleh yang tidak terbiasa, terutama jika bukan bahasa ibu. Permasalahan ini memerlukan waktu dan pemahaman bahasa Arab yang lebih mendalam. Mahasiswa Jurusan Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) dihadapkan pada tantangan dalam mempelajari bahasa Arab. Mata kuliah Bahasa Arab yang wajib ditempuh menuntut pemahaman mendalam dan membutuhkan waktu yang lama, sementara bahasa Arab tergolong asing bagi sebagian besar mahasiswa Informatika Universitas Islam Indonesia. Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam memahami materi perkuliahan, waktu penguasaan yang lama, dan potensi nilai rendah pada mata kuliah Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi yang dapat membantu mahasiswa informatika Universitas Islam Indonesia dalam memahami Nahwu dan Shorof. Metode Waterfall diterapkan untuk mengelola tahapan pengembangan secara terstruktur, mulai dari analisis kebutuhan hingga implementasi dan evaluasi. Selain itu, model pembelajaran ADDIE (Analysis, Design, Development and Evaluation) juga diintegrasikan guna memastikan proses pengembangan aplikasi sesuai dengan prinsip pembelajaran yang efektif. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah purposive sampling karena sampel penelitian dipilih berdasarkan kriteria dari peneliti. Berdasarkan teknik purposive sampling yang digunakan didapatkan jumlah sampel sebesar 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi TANUSHA berhasil berfungsi dengan baik pada 6 perangkat yang digunakan sebagai media pengujian fungsionalitas aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan skor tinggi, dengan rata-rata skor SUS mencapai 92,375, yang termasuk dalam kategori Best Imaginable dan berada pada grade A serta dianggap Acceptable. Presentasi paling besar ditunjukkan pada aspek efisiensi yakni sebesar 20,3% dimana pengguna merasa lebih efisien menggunakan aplikasi TANUSHA. Selain itu, aplikasi TANUSHA terbukti efektif dalam membantu responden memahami pembelajaran Bahasa Arab, khususnya materi Nahwu dan Sharaf. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai kuis responden yang cukup tinggi, yaitu 82 dari nilai maksimal 100.