<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penurunan Konsentrasi COD (Chemical Oxygen Demand) dan Minyak Lemak pada Limbah Cair Pencucian Kendaraan Bermotor dengan Menggunakan Reaktor Aerokarbonbiofilter

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi dunia saat ini adalah pertambahan populasi dunia yang sangat signifikan yang menyebabkan terjadinya perubahan pola kehidupan yang berdampak pada lingkungan antara lain pencemaran air yang diakibatkan oleh sisa dari proses pencucian kendaraan bermotor. Aerokarbonbiofilter merupakan suatu unit pengolahan air limbah yang terdiri dari empat tahap proses yaitu aerasi, adsorpsi (karbon aktif dan zeolit), biologis dan filtrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase penurunan konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD) dan minyak lemak dengan menggunakan aerokarbonbiofilter. Pengambilan sampel dilakukan pada inlet dan outlet setiap 1 kali sehari selama 10 hari. Langkah pertama adalah pembibitan mikroorganisme selama 40 hari. Pada penelitian ini menggunakan pipa paralon sebagai media pembibitan mikroorganisme (media pertumbuhan melekat) karena media ini mempunyai permukaan yang luas, sehingga memungkinkan lebih banyak mikroorganisme yang tumbuh. Proses ini dibawah kondisi aerob sehingga dibutuhkan tambahan suplai oksigen menggunakan buble aerator. Untuk mempercepat serta memperbanyak jumlah mikroorganisme diberikan nutrisi yang mengandung bahan organik dan mikroba yaitu degra simba. Dari hasil penelitian diperoleh konsentrasi awal untuk parameter COD sebesar 425 mgl sedangkan parameter minyak lemak sebesar 51 mgl. Setelah dilakukan pengolahan dengan aerokarbonbiofilter dengan proses seeding selama 40 hari, pada hari pertama diperoleh efisiensi untuk parameter COD sebesar 73,68 % dan untuk parameter minyak lemak sebesar 50% sedangkan pada hari kesepuluh diperoleh efisiensi untuk parameter COD sebesar 48,85 % dan untuk parameter minyak lemak sebesar 8 %. Hal ini dikarenakan adanya penurunan oleh penyerapan pada proses adsorpsi (karbon aktif dan zeolit) dan pada proses filtrasi serta proses biologis oleh mikroorganisme. Kata Kunci: Efisiensi, Chemical Oxygen Demand, minyak lemak dan reaktor aerokarbonbiofilter.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By