Efektivitas Bimbingan dan Konseling dalam Penanggulangan Kenakalan dan Kesulitan Belajar Peserta Didik SMK Muhammadiyah Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Secara operasional, tujuan layanan bimbingan dan konseling di sekolah adalah untuk membantu perkembangan individu/ peserta didik, mencegah munculnya masalah peserta didik, dan membantu mengatasi masalah peserta didik atau memperbaiki seseorang dari gangguan psikologis. SMK Muhammadiyah Imogiri, sebagaimana sekolah-sekolah yang lain juga mempunyai bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan peserta didiknya. Akan tetapi pada kenyataannya masih terjadi kenakalan yang dilakukan oleh para peserta didik. Hal ini menimbulkan pertanyaan terhadap efektivitas bimbingan dan konseling selama ini di SMK Muhammadiyah Imogiri Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mengkaji lebih mendalam tentang gambaran yang jelas terkait dengan efektivitas bimbingan dan konseling di SMK Muhammadiyah Imogiri Bantul. Pokok permasalahan adalah bagaimana pengelolaan bimbingan dan konseling, bagaimana bentuk kenakalan peserta didik, bagaimana cara menangani masalah kesulitan belajar peserta didik, dan bagaimana efektivitas bimbingan dan konseling dalam penanggulangan masalah kenakalan dan kesulitan peserta didik di SMK Muhammadiyah Imogiri Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Sumber datanya diperoleh dari kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, karyawan, guru mata pelajaran, mbingan dan konseling, karyawa dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan bimbingan dan konseling baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan sudah baik. Di tangani oleh tenaga yang profesional dan nonprofesional. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan dari empat bidang bimbingan dan tujuh jenis layanan sudah efektif, jumlah peserta didik yang menimbulkan kasus problematik dapat berkurang, kriteria, serta di iringi hasil belajar peserta didik di sekolah berupa prosentase kelulusan meningkat dari 90% menjadi 94,57% dengan mengadakan program bimbingan belajar di sekolah. Masalah kenakalan dan kesulitan belajar peserta didik di SMK Muhammadiyah Imogiri Bantul dapat di selesaikan dengan baik.