<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Keabsahan Perjanjian Jual Beli dalam Layanan Pesan Antar Makanan Order Fiktif yang membebankan Pembayaran Kepada Penerima Pesanan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini didasari dengan permasalahan maraknya terjadi kasus order fiktif yang membebankan pembayaran kepada penerima pesanan. Oleh karena itu, permasalahan yang diteliti adalah mengenai keabsahan perjanjian jual beli antara penjual dan pemesan dalam layanan pesan antar makanan order fiktif yang membebankan pembayaran kepada penerima pesanan dan mengenai tanggung gugat pemesan layanan pesan antar makanan atas kerugian dalam order fiktif tersebut. Penelitian ini termasuk normatif yang menggali peraturan terkait dengan objek penelitiannya adalah norma. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi pustaka yang dilakukan analisis data secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak sahnya suatu perjanjian jual beli pada layanan pesan antar makanan kasus order fiktif mengakibatkan dapat dibatalkannya perjanjian tersebut serta terjadinya pelanggaran terhadap asas personalitas. Selain itu, terhadap order fiktif tersebut, pemesan dapat dimintakan tanggung gugat atas kerugian yang diderita. Penelitian ini merekomendasikan perlu adanya verifikasi mendalam mengenai pembuatan akun pada aplikasi layanan pesan antar makanan untuk menghindari terulangnya kejadian tersebut serta perlunya pengecekan berkala atas aktivitas setiap akun oleh penyedia layanan untuk kemudian dilakukan tindakan tegas berupa peringatan hingga pembekuan dan penghapusan akun.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By