<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Kemampuan Dinamis untuk menghadapi Transformasi Digital dan meningkatkan Inovasi di Lembaga Keuangan Mikro Syariah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), termasuk Baitul Maal wa Tamwil (BMT) menghadapi tantangan utama dalam meningkatkan daya saing dan inovasi mereka karena transformasi digital. Studi kasus berganda ini mengkaji tiga BMT yang ada di Yogyakarta tentang bagaimana mereka memanfaatkan kemampuan dinamis mereka (sensing, seizing, dan transforming) untuk menghadapi digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital sensing memungkinkan BMT mengidentifikasi peluang teknologi melalui komunitas, seminar, dan penelitian pasar. Strategi bertahap untuk mengadopsi layanan keuangan berbasis teknologi menggunakan digital seizing. Digital transforming adalah proses mengatur organisasi dengan tujuan meningkatkan kematangan digital. Namun, hambatan utama termasuk kurangnya literasi digital, ketakutan terhadap perubahan, dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menekankan bahwa adopsi teknologi dan budaya inovasi, strategi kolaborasi, dan kesiapan sumber daya manusia adalah faktor penting untuk keberhasilan transformasi digital di BMT. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah betapa pentingnya kebijakan adaptif dan dukungan ekosistem digital untuk mempercepat inovasi di sektor keuangan mikro syariah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By