<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Resiliensi dengan Stres pada Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

dc.Identifier.NIM18320014
dc.contributor.authorRahmah, Syafira Ainnur
dc.date.accessioned2024-10-22T03:27:22Z
dc.date.available2024-10-22T03:27:22Z
dc.date.issued2022
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan stres pada tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19. Terdapat hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan negatif antara resiliensi dengan stres pada tenaga kesehatan di masa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah 171 subjek yang merupakan tenaga kesehatan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perceived Stress Scale (PSS) oleh Cohen (1994) untuk mengukur variabel stres dan The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dari Connor Davidson (2003) untuk mengukur variabel resiliensi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spearman’s product moment. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang bersifat negatif antara resiliensi dengan stres dimana nilai korelasi sebesar - 0.501 dan nilai p = 0.000 (p<0.01). hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi resiliensi maka akan semakin rendah stres, dan sebaliknya semakin rendah resiliensi maka akan semakin tinggi stresnya.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/52856
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectResiliensien_US
dc.subjectStresen_US
dc.subjectTenaga Kesehatanen_US
dc.titleHubungan Resiliensi dengan Stres pada Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18320014.pdf
Size:
5.67 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections