Penilaian Dan Perbaikan Postur Kerja Untuk Meminimalisisr Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pengrajin Perak Menggunakan Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map (NBM) (Studi Kasus: Warung Perak 63 Pak Bandiono)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja dengan prevalensi tinggi yang umumnya disebabkan oleh postur kerja tidak ergonomis, aktivitas berulang, serta beban kerja yang berlebihan. Kondisi tersebut juga dialami oleh pengrajin perak yang cenderung bekerja dalam posisi duduk membungkuk dengan durasi kerja yang lama serta menggunakan meja dan kursi yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja pengrajin perak serta merancang perbaikan alat kerja yang ergonomis dengan menggunakan Quality Function Deployment (QFD) dan penentuan dimensi antropometri. Penilaian postur kerja dilakukan dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) sedangkan identifikasi keluhan tubuh menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja pengrajin termasuk ke dalam kategori risiko sedang dengan skor akhir REBA sebesar 7, dan keluhan rasa sakit yang dialami yaitu pada bagian tubuh leher, bahu, punggung, pinggang, dan lengan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dirancang meja kerja dan kursi kerja ergonomis yang disesuaikan dengan dimensi tubuh pengguna untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas serta meminimalkan risiko gangguan muskuloskeletal.