Pondok Pesantren Agribisnis Raudhatunnajah di Muko-Muko Bengkulu Utara Pendekatan Sekolah Alam Melalui Eksplorasi Tapak pada Tata Ruang Pembelajaran
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pondok Pesantren masih tetap bertahan di alam pendidikan modern, bahkan semakin berkembang sedemikian rupa, jenis-jenis dan tingkat pendidikan yang diselenggarakanpun bermacam-macam, tetapi tetap tidak melupakan bahwa yang menjadi khittah berdirinya Pondok Pesantren adalah Tafaqquh fiddin. Dalam kenyataan selain fungsi pokok tersebut, Pondok Pesantren tidak mengabaikan aspek fungsi kemasyarakatan dan penyiapan sumberdaya manusia. Sama halnya dengan Pondok Pesantren Raudhatunnajah, perkembangan jaman dan tuntutan masyarakat juga dapat diterima dan dimodifikasi dengan baik. Selain memberikan pelajaran agama Ponpes juga menyediakan fasilitas pendidikan formal yang bertujuan disamping pendidikan agama supaya para santri setelah lulus pesantren juga dapat bersaing dengan lulusan sekolah umum dalam memperoleh lapangan kerja ataupun menciptakan lapangan kerja. Potensi yang dimiliki Pondok sebagai Aset Pengembangan Pondok sangat melimpah, seperti lahan yang luas dan subur yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Sekolah alam merupakan sebuah model pendidikan yang memanfaatkan alam semesta sebagai media belajar. Pendekatan Sekolah Alam merupakan metode yang tepat dengan kondisi lahan dan mayoritas santri Pondok Pesantren Agribisnis Raudhatunnajah yang masih berusia anak-anak (7-12 tahun). Proses belajar tersebut akan lebih mudah jika peserta didik langsung berinteraksi dengan lingkungannya, bukan hanya belajar melalui buku. Sekolah alam merupakan jawabannya. Kata Kunci: Pondok Pesantren, agribisnis, sekolah alam