<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pondok Pesantren Kriya Hidayatullah di Wonosari Pendekatan exhibition space sebagai dasar perancangan arsitektur untuk meningkatkan kreatifitas santri

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dewasa ini sering kita rasakan adanya kecenderungan akan kurangnya pemahaman masyarakat bahwa dunia dan akhirat adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Banyak masyarakat yang cenderung mementingkan hal dunia tanpa disertai kesadaran akan akhirat yang baik sehingga dunia yang dia peroleh cenderung merusak dirinya dan masyarakat, atau sebaliknya banyak yang mementingkan akhirat padahal dunia merupakan jembatan akhirat. Banyak organisasi kemasyarakatan yang mencoba memperbaiki keadaan tersebut seperti Muhammadiyah, Hidayatullah dan lain-lain. Hidayatullah yang merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dimana salah satu amal usahanya adalah mengadakan lembaga pendidikan agama [ pondok pesantren ] sebagai pencetak generasi masyarakat yang jenius dalam pendidikan umum juga terampil dalam memahami, mengamalkan akan ilmu keagamaan. Salah satunya yaitu di Gunung Kidul. Dari letak site dan potensinya maka pondok pesantren tersebut ingin mengembangkan kerajina kriya yang mana kreatifitas adalah salah satu pokok dalam peningkatan kerajinan tersebut. Dari hal tersebut maka penulis ingin mendapatkan rumusan konsep perancangan pondok pesantren yang tidak hanya mewadahi pendidikan agama saja tetapi juga kegiatan-kegiatan pendalaman kerajinan kriya yang mana peningkatan kreatifitas santri adalah sebagai penekanan desain kegiatan pamer adalah salah satu kegiatan yang diharapkan menjadikan usaha untuk peningkatan kreatifitas santri, dan pendekatan exhibition space adalah sebagai dasar perancangannya baik dari segi ruang [ruang dalam ataupun ruang luar] dan sirkulasi. Dari hal tersebut akan kita wujudkan dalam pengolahan-pengolahan elemen seperti pengolahan zoning, sirkulasi baik orang luar yang ingin menikmati pameran ataupun santri itu sendiri, ekspresi ruang baik ruang dalam maupun ruang luar. Sehingga konsep dapat melahirkan rancangan yang memberi keoptimalan dalam pendalaman kerajinan kriya khususnya dan juga pendidikan agama.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By