Pengendalian Kualitas Bahan Baku Roti Unyil pada Toko Roti & Kue Okeke 2 dengan Metode Six Sigma
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kualitas bahan baku yakni satu di antara faktor penting dalam menentukan mutu produk akhir, termasuk produk roti unyil yang diproduksi oleh Toko Roti & Kue Okeke 2. Berdasarkan hasil observasi selama periode Januari hingga Desember 2024, ditemukan bahwa terdapat cacat pada tiga jenis bahan baku pokok pembuatan roti unyil yakni tepung terigu yang terdapat kutu, gula pasir kotor, dan susu murni basi. Studi ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi penyebab cacat bahan baku roti unyil roti unyil serta memberi saran perbaikan mempergunakan metode Six Sigma. Metode yang dipergunakan di studi ini ialah pendekatan Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve). Berdasarkan hasil perhitungan nilai DPMO dan sigma di peroleh pada terigu nilai mean Sigma sejumlah 2,56 dan nilai mean DPMO sejumlah 152782,03, pada gula pasir nilai mean Sigma sejumlah 2,22 dan nilai mean DPMO sejumlah 252521,09 serta susu murni nilai mean Sigma sejumlah 3,00 dan nilai mean DPMO sejumlah 69098,66. Dari ketiga bahan baku roti unyil roti unyil tersebut di dapatkan jika Toko Roti & Kue Okeke 2 berada pada rata-rata industri indonesia yang masih perlu di lakukan perbaikian. Analisis Fishbone Diagram menunjukkan bahwa faktor manusia, metode, peralatan, lingkungan, dan pencatatan berkontribusi terhadap timbulnya cacat bahan baku roti unyil roti unyil. Berdasarkan anlisis 5W+1H, sebagai solusi peneliti mengusulkan penerapan mobile apps OkeCheck untuk mendukung pencatatan bahan baku roti unyil roti unyil dan pemeriksaan mutu digital. Usulan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mendukung pencapaian zero defect.