<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Korelasi Antara Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek (Studi Kasus pada Siswa Kelas VII B dan VII C di SMP Negeri 1 Karangan Trenggalek)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Secara garis besar ada dua faktor yang mempengaruhi hasil dari Prestasi Belajar siswa yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang timbul dari dalam diri siswa seperti kecerdasan bakat, minat, perhatian motivasi, strategi belajar. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri siswa. Yaitu terdiri dari lingkungan, sekolah, profesionalisme guru, dan keluarga. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh jawaban mengenai Hubungan Motivasi dengan Prestasi Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Karangan Trenggalek. Metode Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif korelasional dengan mengklasifikasikan variabel penelitian ke dalam dua kelompok yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel X adalah variabel bebas yaitu berupa hasil motivasi siswa SMP Negeri 1 Karangan Trenggalek dan Variabel Y adalah variabel terikat yaitu berupa prestasi belajar siswa kelas VII B dan VII C, adapun untuk mengetahui derajat hubungan antara, variabel X dan Y digunakan rumus korelasi product moment. Kesimpulan penelitian ini dapat ditafsirkan bahwa motivasi merupakan salah satu faktor yang mempunyai hubungan terhadap prestasi belajar siswa pada SMP Negeri 1 Karangan Trenggalek. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan yaitu dengan memperhatikan besarnya yang diperoleh sebesar 0,380. Sedangkan pada taraf signifikan 1% diperoleh r tabel sebesar 0,315, dan pada taraf signifikan 5% diperoleh fabel sebesar 0,242. Ini berarti ry>tabel (signifikan 5%: 0,38 > 0,242 dan signifikan 1% 0,380,315) atau berarti keduanya mempunyai hubungan yang positif meskipun lemah atau rendah. Dan hasil dari perhitungan Koefisien Determinasi diperoleh hasil sebesar 14,4%, ini berarti variabel motivasi mempunyai hubungan terhadap prestasi belajar siswa.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By