<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penurunan Konsentrasi Amonium (NH4) dan Sulfat (SO4) pada Air Limbah Laboratorium dengan Meggunakan Teknologi Membran Keramik

dc.contributor.authorSari, Syarifah Mustika
dc.date.accessioned2017-01-10T08:43:41Z
dc.date.available2017-01-10T08:43:41Z
dc.date.issued2006
dc.description.abstractSaat ini pengolahan limbah laboratorium belum tertangani dengan baik karena sistem pengolahanya yang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Teknologi Membran Keramik merupakan salah satu alternatif pengolahan limbah laboratorium yang mudah, murah dan efisien. Prinsip dasar Membran Keramik adalah mengalirkan air limbah ke dalam membran keramik dimana terjadi proses filtrasi dan adsorbsi didalamnya yang pada akhimya akan menghasilkan effluent melalui pori-pori pada dinding membran keramik. Penelitian ini bertujuan: a) Mengetahui efektifitas membran keramik dalam menurunkan konsentrasi Amonium (NH4) dan Sulfat (SO4) dalam air limbah laboratorium, b) Mencari komposisi membran keramik yang paling efektif, dari komposisi serbuk gergaji 7,5 %, dan 10 % dalam menurunkan konsentrasi Amonium (NH4) dan ,sulfat (SO4) dalam limbah laboratorium, c) mengetahui waktu yang paling efektif dari variasi waktu 60 menit, 120 menit, 180 menit, 240 mehit, dan 300 menit da1am menurunkan Amonium (NH4) dan Sulfat (SO4) dalam air limbah laboratorium. Metode uji yang digunakan untuk Parameter Amonium (NH4)dengan menggunakan metode spektrofotometer serapan nesler menurut SNI M -48 -1990 03. Dan Sulfat (SO4) dengan turbidimetri menurut SNI 06-6989.20-2004. Percobaan dilalukan dengan menggunakan air baku dari air limbah laboratorium kualitas air dengan menggunakan reaktor membran keramik dimana air dialirkan melalui membran keramik melalui pipa dengan menggunakan bantuan pompa dengan Qmaks = 900 L/jam, AC = 220-240 Volt/Hz dan W=15 watt. Keramik yang digunakan pada renelitian ini adalah keramik dengan variasi serbuk gergaji 7,5 %, dan 10 %. Hasil analisis Amonium (NH4) dan Sulfat (SO4) pada membran keramik dengan serbuk gergaji 7,5 % merupakan pengolahan yang paling efektif, dimana konsentrasi Amonium (NH4) mengalami penurunan 36,198 % dari 481,1 mg/L menjadi 307,0 mg/L pada menit 300 dan konsentrasi Sulfat (SO4) mengalami penurunan 26,439 % dari 1025 mg/L menjadi 754 mg/L pada menit 120. Waktu yang paling optimum untuk menurunkan konsentrasi Amonium dan Sulfat pada limbah cair laboratorium dengan variasi serbuk gergaji 7,5 %, dan 10 % adalah jam ke-4 dan ke-3.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/1857
dc.publisherUII Yogyakartaen_US
dc.subjectMembran Keramiken_US
dc.subjectAmoniumen_US
dc.subjectSulfaten_US
dc.subjectlimbah laboratoriumen_US
dc.subjectfiltrasien_US
dc.subjectadsobsien_US
dc.titlePenurunan Konsentrasi Amonium (NH4) dan Sulfat (SO4) pada Air Limbah Laboratorium dengan Meggunakan Teknologi Membran Keramiken_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 10
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01.0 cover.pdf
Size:
102.14 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 preliminari.pdf
Size:
245.51 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 daftar isi.pdf
Size:
198.37 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
147.75 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05.1 bab 1.pdf
Size:
242.27 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: