Analisis Stabilitas Lereng Ramp Jalan Tol dengan Perkuatan Geotekstil menggunakan Geoslope (Studi Kasus Lereng Ramp Jalan Tol Cakung, Jakarta Timur)
| dc.Identifier.NIM | 17511075 | |
| dc.contributor.author | Dhaneswara, Rakha | |
| dc.date.accessioned | 2024-06-20T04:59:20Z | |
| dc.date.available | 2024-06-20T04:59:20Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Proyek pembangunan ramp pada Jalan Tol Cakung membutuhkan tanah timbunan pada lokasi tersebut. Analisis stabilitas diperlukan untuk menentukan tanah timbunan beserta jenis perkuatan yang akan digunakan pada lokasi yang mampu untuk menahan beban-beban yang terjadi. Geotekstil sering dipakai dalam memperkuat lereng timbunan dan infrastruktur seperti jalan raya. Kemudahan penerapannya serta kemampuannya untuk efektif meningkatkan stabilitas lereng merupakan keunggulan utama dari penggunaan geotekstil. Analisa kestabilan lereng bisa dilakukan secara manual atau dengan memanfaatkan perangkat lunak komputer seperti Geoslope dengan variasi tinggi timbunan 2m, 4m, dan 5m. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor keamanan (SF) lereng pada 3 kondisi yaitu kondisi tanpa pembebanan, kondisi terpengaruh oleh beban perkerasan dan beban lalu lintas, dan kondisi terpengaruh oleh beban perkerasan & beban lalu lintas serta gempa. Lereng timbunan dapat dikatakan aman apabila sudah memenuhi syarat nilai angka aman (SF≥1,5). Pada lereng tanpa perkuatan, diperoleh nilai SF pada 3 kondisi yang telah disebutkan sebelumnya pada tinggi timbunan 2m berturut-turut yaitu 1,917; 1,404; dan 1,256. Pada lereng 4m sebesar 1,652; 1,377; dan 1,206. Pada lereng 5m sebesar 1,395; 1,247; dan 1,065. Pada lereng 2m dengan perkuatan pada 3 kondisi yang telah disebutkan sebelumnya didapatkan SF sebesar 4,291; 2,481; dan 2,089. Pada lereng 4m dengan perkuatan pada 3 kondisi yang telah disebutkan sebelumnya didapatkan SF sebesar 2,486; 1,953; dan 1,731. Pada lereng 5m dengan perkuatan pada 3 kondisi yang telah disebutkan sebelumnya didapatkan SF sebesar 2,337; 1,904; dan 1,590. Hasil-hasil tersebut menunjukkan peningkatan signifikan nilai SF setelah penggunaan perkuatan geotekstil. Hasil nilai SF terhadap gaya geser pada tinggi timbunan 2m, 4m, dan 5m berturut-turut adalah 1,602; 1,576; dan 1,538. Hasil angka keamanan nilai SF terhadap gaya guling pada tinggi timbunan 2m, 4m, dan 5m berturut-turut adalah 3,824; 3,408; dan 3,173. Hasil nilai SF terhadap daya dukung tanah pada tinggi timbunan 2m, 4m, dan 5m berturut-turut adalah 13,532; 10,216, dan 9,221. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/50119 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Geoslope | en_US |
| dc.subject | Geotekstil | en_US |
| dc.subject | Stabilitas Lereng | en_US |
| dc.title | Analisis Stabilitas Lereng Ramp Jalan Tol dengan Perkuatan Geotekstil menggunakan Geoslope (Studi Kasus Lereng Ramp Jalan Tol Cakung, Jakarta Timur) | en_US |
| dc.title.alternative | Analysis Of Toll Road Ramp Slope Stability With Geotextile Reinforcement Using Geoslope (Case Study of the Ramp Slope of Cakung Toll Road, East Jakarta) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |