<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Identifikasi Mikroplastik di Udara Ambien dari Polutan Pm2,5 di Permukiman Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Permukiman merupakan salah satu faktor yang penting bagi manusia, yang digunakan sebagai tempat hunian. Semakin padatnya permukiman dapat menyebabkan masalah pada lingkungan, salah satunya adalah sampah. Sampah yang tidak diolah ini dapat menimbulkan mikroplastik. Mikroplastik adalah jenis plastik yang memiliki ukuran < 5 mm yang bisa terbentuk dari gesekan ban kendaraan, degradasi sampah, dan juga pembakaran sampah. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah dengan mengambil sampel udara dengan parameter PM2,5 menggunakan HVAS yang kemudian dilakukan uji laboratorium guna mengetahui kandungan mikroplastik dan dilakukan di dua permukiman yaitu Pogung Kidul dan Kragilan. Konsentrasi PM2,5 yang terdapat pada Pogung Kidul saat akhir pekan berjumlah 54,3 μg/Nm3 , Pogung Kidul saat hari kerja 48,2 μg/Nm3 , Kragilan saat akhir pekan 36,9 μg/Nm3 , Kragilan saat hari kerja 39,7 μg/Nm3 . Kelimpahan mikroplastik yang ditemukan secara berturut-turut adalah 1,28 Partikel/Nm3 , 1,1 Partikel/Nm3 , 0, 78 Partikel/Nm3 , 0,86 Partikel/Nm3 . Jenis partikel mikroplastik yang ditemukan yaitu fragmen, film dan fiber, dengan jenis yang paling banyak ditemukan yaitu fragmen dengan presentase 83,41%. Sedangkan warna mikroplastik yang ditemukan yaitu hitam, transparan, dan coklat dengan presentase jumlahnya secara berturut-turut adalah 52,37%, 42,39%, 5,24%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By