Implementasi Pendidikan Toleransi untuk mencegah Konflik Sosial di MTs Negeri 7 Sleman
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pendidikan toleransi merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter siswa, terutama di lembaga pendidikan tingkat menengah pertama yang memiliki keberagaman latar belakang siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan toleransi untuk mencegah konflik sosial di MTs Negeri 7 Sleman, serta mengidentifikasi strategi, tantangan dan dampak yang terjadi di MTs Negeri 7 Sleman, sehingga menciptakan lingkungan madrasah yang damai dan harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini fenomenologis. Informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Akidah Akhlak, peserta didik kelas 8A dan 8D di MTs Negeri 7 Sleman. Teknik yang digunakan dalam menentukan informan penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, yang dimana informan dipilih karena memiliki informasi dan pengalaman yang relevan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif dengan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Implementasi pendidikan toleransi di MTs Negeri 7 Sleman dilakukan melalui enam aspek, yaitu: Keteladanan guru, integrasi nilai toleransi dalam pembelajaran, peran ekstrakurikuler, penguatan melalui budaya sekolah, penegakan aturan dan tata tertib sekolah serta kegiatan keagamaan dan sosial. Ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan Pendidikan toleransi di MTs Negeri 7 Sleman, antara lain: Perbedaan latar belakang siswa, pengaruh lingkungan di luar Sekolah, keterbatasan waktu dan beban kurikulum, kesadaran siswa yang masih beragam dan keterbatasan sarana pendukung. Ada juga dampak Pendidikan toleransi terhadap pembentukan karakter siswa di MTs Negeri 7 Sleman, diantaranya: Meningkatkan sikap menghargai perbedaan, membentuk karakter empati dan kepedulian sosial, mengurangi potensi konflik sosial antar siswa, meningkatkan kemampuan kerja sama dan solidaritas serta membentuk karakter religius yang toleran. Dengan demikian Implementasi pendidikan toleransi terbukti berperan dalam mencegah terjadinya konflik sosial di MTs Negeri 7 Sleman.