Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah dan Daun Parijoto (Medinilla Speciosa) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Tanaman Parijoto (Medinilla speciosa) merupakan salah satu tanaman herbal Indonesia yang banyak dimanfaatkan. Penelitian terdahulu menyatakan bahwa ekstrak buah dan daun Parijoto memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus (S. aureus), namun belum terdapat penelitian yang membandingkan kedua ekstrak secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak buah dan daun Parijoto terhadap S. aureus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dan dilakukan sebanyak 4 kali untuk mendapatkan hasil yang konsisten. Pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri diawali dengan melakukan pengenceran metode dilusi cair serial sebanyak 7 kali dan menambahkan bakteri S. aureus untuk melihat kadar hambat minimal (KHM), sehingga didapatkan konsentrasi sebesar 25%, 12,5%, 6,25%, 3,13%,1,57%, 0,785% dan 0,39%. Selanjutnya dilakukan penggoresan pada media agar BHI untuk melihat kadar bunuh minimal (KBM) lalu membandingkan hasil kedua ekstrak. Hasil: Ekstrak daun Parijoto memiliki KHM dan KBM konsisten sebesar 3,125%, sedangkan ekstrak buah Parijoto memiliki KHM dan KBM konsisten sebesar 6,25%. Simpulan: Ekstrak daun Parijoto memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus lebih baik dibandingkan ekstrak buah Parijoto.