<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pemanfaatan Ruang Komunal Di Kawasan Dusun Gogik Ditinjau Dari Aspek Budaya Masyarakat

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dari fenomena Pembentukan placemaking di Dusun Gogik, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, maka akan menjelaskan bahwa budaya adalah salah satu faktor yang dapat dihasilkan dalam wujud fisik, serta akan ada pembahasan mengenai Bagaimana pengaruh budaya masyarakat dalam pembentukan placemaking dan bagaimana proses masyarakat dalam memanfaatkan ruang komunal. Penelitian ini ditujukan untuk memastikan kembali hipotesis dari fenomena pembentukan placemaking didaerah tersebut bahwa fenomena placemaking terbentuk karena aktivitas manusia yang dipengaruhi oleh budaya yang sudah turun temurun mereka lakukan dari jaman nenek moyang mereka dimana dalam konteks kajian penelitian ini adalah tradisi saparan (termasuk pertunjukan wayang). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari kajian penelitian ini didapat beberapa temuan dimana fenomena pembentukan placemaking terjadi karena aktivitas budaya yang dilakukan secara turun temurun, kemudian faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memanfaatkan tempat untuk melaksanakan tradisi adalah faktor sosial dan budaya serta keterbatasan lahan. Selain itu, budaya juga menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan besaran ruang yang digunakan dalam melaksanakan tradisi. Maka kesimpulan yang didapat bahwa pemanfaatan ruang komunal oleh masyarakat dipengaruhi oleh faktor budaya yang dilakukan secara turun temurun serta adanya beberapa faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memanfaatkan ruang untuk melaksanakan tradisi budaya tersebut

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By