Pusat Kegiatan Umat Islam Bengkulu
| dc.contributor.author | Eko Kastion, 98512008 | |
| dc.date.accessioned | 2020-05-11T07:06:51Z | |
| dc.date.available | 2020-05-11T07:06:51Z | |
| dc.date.issued | 2003 | |
| dc.description.abstract | Pusat Kegiatan Umat Islam Bengkulu ini menapung beberapa kegiatan seperti kegiatan ibadah, hiburan, sampai dengan kegiatan social kemasyarakatan. Sebagai pendekatan perancangnnya bangunan ini mengangkat tema kebudayaan daerah setempat yaitu Upacara Tabot. Upacara Tabot ini terdiri dari dua bagian besar yaitu Prosesi dan symbol Tabot. Bangunan ini akan memaparkan prosesi upacara Tabot ini kedalam bangunan secara berurutan. Sehingga pemakai diharapkan dapat merasakan langkah-Iangkah dalam upacara Tabot, yaitu dengan menerapkan proses; ini kedalam Denah bangunan secara berurutan. Tetapi pemakai tidak dapat mengetahui secara langsung prosesi ini. Karena langkah-Iangkah ini sengaja disamarkan dan disembunyikan. Sedangkan symbol upacara diterapkan dalam bentuk bangunan yaitu diterapkan dalam fasade bangunan dan diharapkan dapat memaparkan makna-makna dari symbol-simbul tersebut. Dengan banyaknya kegiatan yang ditampung didalam bangunan ini maka banyak kegiatan yang harus disediakan ruangannya. Tetapi banyaknya kegiatan yang mempunyai karakter dan sifat yang hampir sarna, serta mempunyai volume yang sama, sehingga untuk mengefektitkan penggunaan ruang maka ada beberapa ruangan yang menampung beberapa kegiatan sekaligus, sehingga kefleksibilitasan ruang sangat diperlukan. | en_US |
| dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/20475 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pusat Kegiatan Umat Islam Bengkulu | en_US |
| dc.title | Pusat Kegiatan Umat Islam Bengkulu | en_US |