Pengaruh Pengetahuan Regulasi Media Terhadap Kemampuan Media Relations di Humas Perguruan Tinggi
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Hubungan antara humas dan wartawan dapat dianalogikan sebagai hubungan cinta- benci. Perbedaan budaya profesi dapat menimbulkan berbagai polemik, seperti pelanggaran
hukum oleh humas atau sengketa pemberitaan oleh wartawan. Dalam mengelola permasalahan yang timbul, setiap upaya yang dipilih oleh humas akan berdampak pada konsekuensi yang serius terhadap hubungan media yang telah terjalin. Dalam konteks ini, pengetahuan regulasi media berperan penting dalam membekali praktisi humas dalam mengelola hubungan media yang baik. Penelitian ini menguji apakah terdapat pengaruh pengetahuan regulasi media terhadap kemampuan media relations humas perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana data disebarkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 25. Metode yang digunakan adalah regresi non-linear dengan model quadratic. Populasi penelitian ini adalah humas perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 126, dan sampel sebanyak 32 orang diperoleh dari 18 perguruan tinggi. Terdapat 40 pernyataan yang dinyatakan valid dan dua variabel yang reliabel yaitu pengetahuan regulasi media dan kemampuan media relations Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan regulasi media terhadap kemampuan media relations di humas perguruan tinggi. Pengetahuan regulasi media berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kemampuan media relations. Sebesar 58,3% variasi dalam kemampuan media relations dapat dijelaskan oleh pengetahuan regulasi media. Penelitian ini juga menemukan tingkat pengetahuan regulasi media dan kemampuan media relations humas di perguruan tinggi Yogyakarta termasuk dalam kategori tinggi.