Sintesis Dan Karakterisasi Perekat Akrilik Berbasis Pelarut Dengan Variasi Suhu Transisi Gelas (Tg) Untuk Aplikasi Pita Perekat Sensitif Tekanan
| dc.Identifier.NIM | 21612045 | |
| dc.contributor.author | Daliftiarni, Hevi | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-23T07:33:45Z | |
| dc.date.available | 2025-12-23T07:33:45Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Penelitian sintesis dan karakterisasi perekat akrilik berbasis pelarut dengan variasi suhu transisi gelas (Tg) untuk aplikasi pita perekat sensitif tekanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi Tg monomer terhadap sifat fisik resin akrilik, menganalisis hasil karakterisasi FTIR dan TG-DSC resin akrilik yang dihasilkan dari variasi Tg monomer, serta mengidentifikasi Tg monomer yang optimal untuk menghasilkan resin akrilik dengan sifat fisik terbaik. Resin akrilik disintesis melalui tiga tahap polimerisasi, yaitu inisiasi, propagasi, dan terminasi, menggunakan campuran monomer 2-ethylhexyl acrylate (2-EHA), ethyl acrylate (EA), acrylic acid (AA), vinyl acetate monomer (VAM), dan 2-hydroxyethyl acrylate (2-HEA). Tiga variasi formulasi digunakan, yaitu RA1 (78,5:1,5:1,5:17,3:1,2; Tg ≈ −55 °C), RA2 (85:1,5:1,5:10,8:1,2; Tg ≈ −60 °C), dan RA3 (90:1,5:1,5:8,1:1,2; Tg ≈ −64 °C).Karakterisasi FTIR menunjukkan adanya pita serapan khas gugus karbonil (C=O) ester pada 1720 cm−1, C–O pada 1150– 1250 cm−1, dan O–H pada 3400 cm−1, dengan penurunan intensitas pada suhu >300 °C yang mengindikasikan degradasi gugus fungsi utama. Analisis TG-DSC mengungkapkan penurunan massa signifikan pada suhu 300–500 °C yang disertai puncak endotermik, menunjukkan proses dekomposisi termal resin. Uji fisik meliputi viskositas, non-volatile (NV), tack, peel strength, dan shear resistance. Hasilnya, RA1 (Tg ≈ −55 °C) menunjukkan kombinasi performa terbaik dengan daya rekat kupas dan ketahanan geser tertinggi pada semua ketebalan film serta tack cepat pada film tipis. Tg −60 °C unggul pada tack instan film tebal namun memiliki kohesi lebih rendah. Dengan demikian, Tg optimal untuk menghasilkan resin akrilik berkinerja tinggi pada penelitian ini adalah sekitar −55 °C. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/59273 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Resin Akrilik | en_US |
| dc.subject | Suhu Transisi Gelas (Tg), | en_US |
| dc.subject | Monomer | en_US |
| dc.subject | Polimerisasi | en_US |
| dc.title | Sintesis Dan Karakterisasi Perekat Akrilik Berbasis Pelarut Dengan Variasi Suhu Transisi Gelas (Tg) Untuk Aplikasi Pita Perekat Sensitif Tekanan | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |