<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Bioremediasi Logam Timbal (Pb) menggunakan Bakteri Indigenous Tanah TPA Piyungan Pada Air Limbah Industri Tekstil

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Salah satu industri rumahan terutama industri tesktil banyak ditemukan di provinsi Jawa Tengah khususnya Kabupaten Jepara. Banyaknya industri tekstil menghasilkan 10 hingga 15% air limbah dari proses pewarnaan dan pencucian. Kandungan limbah yang dihasilkan memiliki berbagai parameter seperti logam berat timbal (Pb), kandungan Chemical Oxygen Demand (COD), dan Biochemical Oxyfen Demand (BOD). Oleh karena itu, dibutuhkan pengolahan khusus dalam mengolah limbah tekstil menggunakan bakteri indigenous dalam mendegradasi parameter-parameter kualitas air limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil penurunan kandungan logam timbal (Pb), COD, dan BOD dalam air limbah sisa proses produksi tekstil setelah dilakukannya bioremediasi dan mengidentifikasi efektivitas bakteri indigenous dalam menurunkan kandungan logam timbal, COD, dan BOD dalam air limbah industri tekstil troso di Jepara. Metode penelitian yang digunakan untuk menguji kandungan logam timbal dalam air limbah adalah spektrofotometri serapan atom (AAS), untuk BOD menggunakan titrasi iodometri, untuk COD menggunakan spektrofotometri dengan refluks tertutup dan untuk mengetahui laju pertumbuhan bakteri digunakan metode total plate count. Analisis data statistic dilakukan dengan metode korelasi spearman. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan bakteri indigenous pada konsentrasi 1 (0,7%) mampu menurunkan kadar Pb sebesar 0,16 mg/L dengan efisiensi removal sebesar 15,91%, kandungan COD sebesar 5437 mg/L dengan efisiensi removal sebesar 83,97%, dan kandungan BOD sebesar 48 mg/L dengan efisiensi removal sebesar 80%. Sedangkan pada konsentrasi 2 (1%) menurunkan kadar logam Pb sebesar 0,15 mg/L dengan efisiensi removal sebesar 15,14%, kandungan COD sebesar 7537 mg/L dengan efisiensi removal sebesar 77,78%, dan kandungan BOD sebesar 54 mg/L dengan efisiensi removal sebesar 72%. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan, penggunaan bakteri indigenous mempunyai efektivitas dalam menurunkan kandungan logam timbal (Pb), kandungan BOD, dan COD dalam air limbah tekstil di Desa Troso, Kabupaten Jepara.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By