Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Perataan Laba Pada Perusahaan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
| dc.Identifier.NIM | 08312115 | |
| dc.contributor.advisor | Prof. Dr. H. Hadri Kusuma, MBA. | |
| dc.contributor.author | Elbri Yuniesty Anindia | |
| dc.date.accessioned | 2021-09-07T08:01:34Z | |
| dc.date.available | 2021-09-07T08:01:34Z | |
| dc.date.issued | 2011 | |
| dc.description.abstract | Perataan laba (income smoothing) merupakan cara yang digunakan manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artificial (melalui metode akuntansi) maupun secara riil (melalui transaksi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor ukuran perusahaan, rasio profitabilitas, jenis industri perusahaan, rasio laverage, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan umur perusahaan terhadap tindakan perataan laba ( income smoothing ) yang dilakukan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ( BEI ). Tujuh faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, rasio profitabilitas, jenis industri perusahaan, rasio laverage, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan umur perusahaan. Sampel Terdiri dari 63 perusahaan, baik perusahaan manufaktur dan perusahaan non manufaktur selain usaha bank dan lembaga keuangan lainnya dengan periode pengamatan dari tahun 1997-2010. Untuk menggolongkan perusahaan yang melakukan tindakan perataan laba dengan menggunakan index eckel (index smoothing). Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan index smoothing sebanyak empat kali yaitu untuk status tahun 2008, 2009, 2010 dan 2011. Hasil perhitungan index smoothing menunjukkan bahwa sebanyak 13 perusahaan yang merupakan perata laba dan sebanyak 119 perusahaan yang bukan perata laba. Analisis statistik yang digunakan terdiri dari: (1) pengujian Univariate, pengujian ini menggunakan t-test jika data berdistribusi normal dan menggunakan Mann-Whitney Test jika data tidak berdistribusi normal, (2) pengujian multivariate, baik multivariate secara serentak dan multivariate secara terpisah dengan menggunakan regresi logistik. Hasil pengujian hipotesa menunjukkan bahwa dari ketujuh hipotesa yang ada, ternyata hanya satu hipotesa yang terbukti yaitu ukuran perusahaan terbukti berhubungan positif signifikan dengan tindakan perataan laba. Kata kunci: Tindakan perataan laba, ukuran perusahaan, rasio profitabilitas, jenis industri perusahaan, rasio laverage, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan umur perusahaan | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/32247 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Tindakan perataan laba | en_US |
| dc.subject | ukuran perusahaan | en_US |
| dc.subject | rasio profitabilitas | en_US |
| dc.subject | jenis industri perusahaan | en_US |
| dc.subject | rasio laverage | en_US |
| dc.subject | kepemilikan institusional | en_US |
| dc.subject | kepemilikan manajerial dan umur perusahaan | en_US |
| dc.title | Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Perataan Laba Pada Perusahaan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia | en_US |