Penentuan Tingkat Sigma Pengendalian Kualitas Produksl Bulu Mata Palsu di PT Royal Korindah (Studi Kasus di PT Royal Korindah Purbalingga)
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian yang dilaksanakan di PT Royal Korindah sebuah perusahaan penghasil bulu mata palsu dengan jumlah produksi yang besar. Banyak penolakan terjadi dari produk bulu mata palsu yang diproduksi disebabkan oleh ketidaksesuaian produk yang telah dipesan dengan harapan yang diinginkan. Dari hal tersebut diketahui bahwa perusahaan tersebut memiliki masalah berkaitan dengan kualitas produk. Hal ini dapat menimbulkan ketidakpuasan bagi pelanggan. Berdasarkan masalah tersebut, maka penelitian ini bermaksud untuk menghitung dan menganalisa sejauh mana tingkat sigma kinerja perusahaan dalam memenuhi hasil produksi yang diharapkan. Perhitungan dan analisa dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep Six Sigma Motorola, yaitu pengendalian proses industri berfokus pada pelanggan. Penelitian dilakukan di bagian QC (Quality Control) pada pabrikbulu matapalsu PTRoyal Korindah. Dari hasil pengukuran baseline kinerja dan analisis kapabilitas pada tingkat outcome yang telah dilakukan, menghasilkan nilai sigma sebesar 3,993 sigma yang merupakan sedikit kurang memenuhi target perusahaan sebesar 3,997 sigma. Selain itu juga diketahui bahwa terdapat 8jenis karakteristik kualitas potensial penyebab kegagalan dan ditemukan 3karakteristik kualitas utama yang menyebabkan 56,89907 % penolakan dari seluruh penolakan yang terjadi. Karakteristik kualitas tersebut adalah panjang knitting, viscositas formula TSR 05 dan densitas formula. Berdasarkan pengukuran baseline kinerja serta analisa stabilitas menurut konsep Six Sigma pada tingkat output, ketiga karakteristik kualitas tersebut menghasilkan nilai 3,13 sigma pada proses pengukuran panjang knitting, 1,75 sigma pada proses pengukuran kualitas viscositas formula dan 1,6 sigma pada proses pengukuran densitas formula. Akar penyebab dari masalah ketidakstabilan ketiga karakteristik kualitas dapat diidentifikasi menggunakan diagram Fishbone, sehingga rencana peningkatan kualitas produk selanjutnya pada PT Royal Korindah dapat disusun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menyususn kebijaksanaan yang mendukung peningkatan kualitas secara berkelanjutan dalam rangka menuju perusahaan yang mampu bersaing saat ini. Katakunci: Tingkat Sigma